oleh

BPN Tangsel Mengakui Mal Xchange Bintaro Serobot Tanah Warga

Tangerang, Putihhitam.com – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tangerang Selatan akhirnya mengeluarkan surat pernyataan yang menyebutkan tanah seluas 11.200 m2 milik (alm) Alin bin Embing di Kelurahan Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren, Tangsel, tidak pernah diperjualbelikan kepada PT Jaya Real Property, Tbk (JRP). Faktanya, tanah tersebut dirampas oleh PT JRP.

Kuasa hukum ahli waris Poly Betaubun mengatakan melalui surat bernomor MP.01.01/26.36.07/1/2019 tertanggal 16 Januari 2019 yang ditandatangani Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangsel Wartomo menegaskan bahwa tanah girik C Nomor 428 Persil 63 milik (alm) Alin bin Embing dengan ahli waris Yatmi tidak termasuk dalam HGB No. 2168/Pondok Jaya milik PT JRP.

Dijelaskan Poly, tanah milik (alm) Alin bin Embing sejak 2010 digunakan oleh PT JRP untuk kepentingan Mal XChange Bintaro.

PT JRP, lanjutnya, merampas tanah tersebut diduga dibantu oleh oknum aparat terkait. Namun begitu diselidiki ternyata Alin bin Embing tidak pernah menjualnya.

“Mereka (JRP) menguasai tanah tersebut dengan bermodalkan HGB yang diterbitkan BPN Tangsel,” tuturnya.

Poly menceritakan, untuk mendapatkan seberkas surat pernyataan dari BPN Tangsel itu pihaknya harus bolak-balik. “Sangat lama sekali. Pihak BPN Tangsel sebelumnya selalu menghindar. Kalaupun bertemu selalu ada saja alasan untuk mengeluarkan surat ini,” ungkapnya.

Lanjut Poly, dengan terbitnya surat pernyataan dari BPN Tangsel ini semakin memperkuat bahwa (alm) Alin bin Embing memang tidak pernah menjual tanahnya kepada pihak siapapun, termasuk PT JRP.

Kata Poly lagi, surat keterangan BPN Tangsel ini akan dibawanya ke Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin yang dipimpin oleh Erick Thohir. Sebenarnya, lanjut Poly, sebelumnya ahli waris sudah mengadukan persoalan ini kepada Presiden Joko Widodo.

“Surat ini sebagai penegasan kepada Bapak Jokowi bahwa tanah milik (alm) Alin bin Embing tidak pernah diperjualbelikan kepada siapapun. Kami sangat berharap TKN di bawah kepemimpinan Pak Erick Thohir dapat menjembatani dan menyampaikan kepada Bapak Jokowi,” imbuhnya.

Jika tidak ada reaksi juga, Poly memastikan pihaknya akan bertindak sesuai dengan caranya sendiri. “Akan kami duduki Mal Xchange Bintaro tersebut,” tandas Poly. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed